Dahulu saat Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrut datanglah burung pipit yg bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu diatas api yang membakar Nabi Ibrahim AS...
Cicak yg melihatnya tertawa...
Hai pipit...
Bodohnya yg kau lakukan itu..
Paruhmu yg kecil hanya bisa menghasilkan bbrp tetes air saja...
Manalah mungkin bisa memadamkan api itu...
Wahai cicak...
Memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yg besar itu...
Tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yg Allah cintai di zhalimi...
Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak...
Tapi Allah akan melihat dimana aku berpihak...
Cicak terus tertawa...
Dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yg membakar Nabi Ibrahim AS...
Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yg membakar Nabi Ibrahim AS...
Tapi Allah melihat dimana ia berpihak...
Hikayat ini terjadi skrg...
dan akan terus berulang
Saat Alquran dibenci seorang kafir...
Dihinakan...
Aku bertanya padamu sahabat....
Dimana kau berpihak ?
Memang, pendapatmu tak akan mengubah sedikitpun takdir Allah...
Tapi Allah akan mencatat dimana kau berpihak.
Tuesday, February 28, 2017
Hikayat kisah seekor burung pipit dan cicak
Intisari Hikmah 259 Umur Panjang Namun Sedikit Faedah dan Umur Pendek Namun Banyak Faedah
Berapa banyak umur yang luas masanya dan sedikit faedahnya.
Dan berapa banyak umur yang sedikit masanya, banyak faedahnya.
Maksudnya berapa banyak umur yang panjang namun sedikit manfaatnya.
Orang berumur 60 70 80, ini panjang umur, namun sedikit manfaatnya. Demikian itu seperti orang beramal, namun hatinya lalai terhadap Allah. Ibadah yang hatinya lalai, sedikit manfaatnya. Maka umur mereka itu sekalipun panjang, amal mereka banyak, namun sedikit manfaatnya karena lalai, hatinya tidak hadir, tidak jinak dengan Allah Swt.
Karena Allah tidak menerima amal ibadah orang yang hatinya lalai kepada Allah.
* ”Sesungguhnya seseorang yang selesai dari sholatnyaia tidak mendapatkan pahala kecuali hanya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan,sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga dan seperdua shalatnya itu” (Abu Dawud).*
Orang panjang umur, ibadah banyak, namun lalai sedikit manfaatnya.
Demikian pula orang beramal namun sibuk dengan syahwatnya, menuruti syahwat, nafsunya. Tidak menghiraukan yang di makan dan dipakai walau haram, tidak peduli karena meluruskan nafsu, maka ibadahnya tidak memberikan manfaat sama sekali.
* “Sungguh aku mengetahui beberapa kaum dari ummatku yang datang pada hari Kiamat kelak dengan membawa kebaikan-kebaikan seperti gunung Tihamah yang putih, lalu Allah jadikan kebaikan-kebaikannya tersebut seperti debu yang berterbangan, mereka itu adalah saudara-saudaramu, dari jenis kulitmu, dan mereka menjadikan malamnya sebagaimana kalian menjadikannya, akan tetapi mereka kaum yang apabila dalam keadaan sepi mereka melanggar larangan-larangan Allah.” (HR. Ibnu Majah)*
Mereka puasa, sholat, tahajjud tetepi ketika datang kepada mereka yang haram maka mereka berlompat lompatan menyambutnya. Maka ibadah mereka sia-sia.
Membaca quran 1 juz, hanya 3/4 yang hadir hatinya, maka 3/4 yang bermakna.
Sholat 20 rakaat, namun 4 raakaat yang khusuk. Maka 4 rakaat lah yang menjadi faedah baginya.
Lalu,
Berapa banyak umur yang pendek, namun banyak manfaatnya. Orang yang berumur 20 tahun, orang yang berumur 40 tahun wafat, namun manfaatnya luar biasa bahkan sepanjang masa. Seperti imam an Nawawi.
Maka itu seperti orang yang beramal sedikit namun ingat kepada Allah.
Umur mereka sekalipun pendek, amal sedikit akan tetapi banyak manfaatnya. Sholat 2 rakaat, namun hadir hatinya.
1 halaman Qur'an tapi hati hadir, faham artinya ini lebih manfaat.
Demikian pula amal ibadah orang makrifat kepada Allah. Jauh lebih tinggi nilai ibadahnya dan luar biasa ibadahnya, daripada orang yang tidak kenal dengan Allah.
Semestinya bagi engkau tidak menyiakan-nyiakan waktu dan tempat mulia, karena beribadah pada keduanya menjadikan umur yang pendek , namun banyak manfaatnya. Ambillah kesempatan pada waktu dan tempat mulia itu. Karena itu ganjarannya cukup besar sehingga menjadikan umur yang sedikit, namun banyak manfaatnya, seperti malam lailatul qadr. Malam mulia yang ganjarannya luar biasa, beribadah di malam itu pahalanya lebih baik dari seribu bulan. Umur kita 20 tahun, masih muda, karena beribadah di malam lailatul qadar sehingga setingkat dengan orang yang berumur 80 tahun karena ia mengambil kesempatan yang baik itu. Ambilah kesempatan itu, karena itu menjadikan umur lebih bermakna. Sehingga catatan amal kita kelak tidak kosong.
Demikian juga ibadah pada malam jum at dan hari jum at. Karena malam dan hari jum at lebih mulia dari malam hari raya.
“Hari Jumat memiliki hak dan keutamaan yang agung. Oleh karena itu, janganlah kau sia-siakan keistimewaannya, janganlah kau bermalas-malas untuk beribadah pada hari itu, dekatkanlah dirimu kepada Allah dengan amal saleh, dan tinggalkanlah segala yang diharamkan oleh-Nya. Karena Ia akan melipat-gandakan pahala ketaatan, menghapus siksa dari setiap dosa, dan meninggikan kedudukan mukminin di dunia dan akhirat. Malam harinya memiliki keutamaan seperti siang harinya. Jikaengkau mampu, kerjakanlah shalat dan (panjatkanlah) doa pada malam itu hingga waktu Shubuh tiba. Sesungguhnya Allah – pada malam itu – akan menurunkan para malaikat ke langit pertama demi menambah kemuliaan mukminin dengan melipat-gandakan kebaikan dan menghapus dosa-dosa mereka. Allah adalah Maha Dermawan dan luas anugerah-Nya”.
Sayang kalau jumat kita gunakan untuk duniawi. Cukup 6 hari untuk hal lain, hari jumat untuk mengisi kebaikan ibadah kita catatan amal.
Demikian pula di bulan haram, rajab, Muharram, dzulhijjah, dzulka'dah. Karena bulan yang di hormati Allah. Jika kita menghormati dengan ibadah maka dilipat gandakan ganjaran pahala bagi kita.
Demikian juga di tempat mulia seperti Mekkah, karena ibadah di sana 100 ribu kali dibanding ditempat biasa. 100 ribu kali bertasbih di sini, sebanding dengan satu kali bertasbih di sana.
Jadi, pandai pandailah memanfaatkan umur. Umur pendek belum tentu sedikit manfaat dan maknanya, jika kita bisa mengisi dan mengambil kesempatan yang mulia itu.
Umur panjang belum tentu banyak manfaat dan maknanya, jika tidak pandai menggunakannya. Misalnya hal sia sia, ataupun maksiat.
Umur panjang kelak di hisab jikalau banyak kosong maka rugi, apalah lagi jika penuh dengan coretan hitam maka sungguh sangat rugi.
Umur panjang bukanlah nikmat, namun itu adalah anugerah dari Allah. Apabila digunakan dalam kebaikan maka itu jadi nikmat. Apabila digunakan dalam keburukan, maka itu musibah.
* Dari Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari bapaknya, bahwa seorang laki-laki berkata, “Wahai Rasûlullâh, siapakah manusia yang terbaik?” Beliau menjawab, “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya”. Dia bertanya lagi, “Lalu siapakah orang yang terburuk?” Beliau menjawab, “Orang yang berumur panjang dan buruk amalnya”. [HR. Ahmad; Tirmidzi; dan al-Hâkim*
Namun apabila umur panjang, tapi pandai memanfaatkan kesempatan yang ada itu lah yang paling utama.
Apabila umur pendek namun faedahnya banyak maka ini lebih baik dari umur panjang namun sedikit faedahnya.
Pesan duit
HALLO.. KENALKAN.
```Namaku : UANG...
Nama panggilan : DUIT...
Nama ukhuwah : FULUS...
Nama tenar : MONEY...
Wajahku biasa saja...
Fisikku juga lemah...
Namun aku mampu merombak tatanan dunia...
Aku juga "bisa" merubah Perilaku...
Bahkan sifat Manusia...
Karena manusia mengidolakan aku...
Banyak orang merubah kepribadiannya...
Mengkhianati teman...
Menjual tubuh...
Bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku...!!!
Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat...
Tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat...
Menentukan kaya miskin dan terhormat atau terhina...
Aku bukan iblis...
Tapi sering orang melakukan kekejian demi aku...!!!
Aku juga bukan orang ketiga...
Tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku...
Kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku...
Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku...!!!
Sangat jelas juga aku bukan Allah...
Tapi manusia menyembah aku seperti Allah...
Bahkan kerap kali hamba-hamba Allah lebih menghormati aku...
Padahal Allah sudah pesan jangan jadi hamba uang...
Seharusnya aku melayani manusia...
Tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku...???
Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun...
Tapi banyak orang rela mati demi aku...
Perlu aku ingatkan...
Aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda...
Tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda...!!!
Kalau suatu hari anda di panggil Allah...
Aku tidak akan bisa menemani anda...
Apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda...
Anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakiman-NYA...!!!
Saat itu...
Allah pasti akan hitung-hitungan dengan anda...
APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik...
Atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai tuhan kalian...???
Ini informasi terakhirku :
Aku TIDAK ADA DI SURGA...
Jadi jangan cari aku disana...
SARANKU :
1. Jangan terlalu sayang sama aku...!!!
2. Jangan lupa berdoa, dan beramal agar aku jadi BERKAH di dunia dan akhirat...!!!
Wednesday, February 22, 2017
JANGAN MINTA MATI SEBELUM MENCINTAI ALLAH SWT DAN RASULNYA
1.279.a. Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diMuliakan ALLAH SWT.
Sayyidinna Ja'far bin Abi Thalib adalah orang yang wajahnya mirip Nabi Muhammad SAW.
Setelah menikah, beliau hijrah ke Habasyah (Ethopia).
Beliau berpisah dengan Nabi SAW +/- sepuluh tahun lamanya.
Setelah mendengar kabar Islam Berjaya.
Beliaupun berangkat ke Madinah karena rindunya kepada Nabi SAW.
Nabi Muhammad SAW-pun menyambutnya penuh suka cita dan rasa rindu yang dalam.
Saat itu bertepatan dengan Perang Khaibar.
Beliau berkata :
Sungguh melihat kedatangan Ja'far lebih aku sukai daripada mendapatkan kemenangan Perang Khaibar.
Lalu Rasulullah SAW memilih Sayyidina Ja'far sebagai panglima perang.
Sekalipun Sayyidina Ja'far tau bahwa dia akan gugur di Medan Perang. Beliau sangat gembira, karena hatinya telah terpaut kepada Nabi SAW, Cintanya melebihi cintanya kepada siapapun.
Sehingga hidupnya benar2 hanya untuk mentaati ALLAH dan Rasulullah-NYA.
Setelah beliau Gugur (mati Syahid), ALLAH SWT Memerintahkan Malaikat-NYA membawa Sayyidinna Ja'far mengelilingi Arsy.
Malaikat menawarkan kepada Ja'far tentang apa yang diinginkannya :
Apakah mau melihat Istrinya dulu, Bidadari SURGA, ataukah melihat tempatnya di SURGA ?.
Namun Sayyidinna Ja'far berkata :
Bolehkah aku melewati Nabi Muhammad SAW ?.
Aku ingin mengucapkan salam terakhir kalinya, sebelum kelak bertemu di SURGA.
Maka dibawalah Ja'far oleh Malaikat melewati Nabi Muhammad SAW untuk mengucapkan salam.
Lalu Nabi Muhammad SAW menjawab :
Wa'alaikassalam yaa Ja'far,
Wa'alaikassalam yaa Ja'far,
Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
ALLAH SWT Berfirman :
Dan Janganlah kau katakan orang yang terbunuh di jalan ALLAH itu mati, bahkan mereka hidup kekal di sisi ALLAH.
(AL BAQARAH QS.2:154).
Semoga ALLAH SWT Tanamkan di hati kita rasa cinta kepada Nabi dan para Ulama. Agar kelak mendapatkan Syafaatnya. Aamiin.
Ad D543076C.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
SPurwanto
Monday, February 20, 2017
Kerapuhan di balik raga yang kokoh
Entah apa yang ku inginkan semalam, pasalnya ketika berangkat dari rumah menuju majelis dzikir wa ta'lim Nurul Muhibbin Balangan, di jalan aku suka sekali meliat di sekitar tempat yang aku lalui. Maklum sudah hampir 2 minggu meninggalkan kampung halaman menuju Banjarmasin(takut ada yang berubah atau peristiwa apa yang terjadi dalam 2 pekan).
Ringkas cerita, dengan mengendarai motorcycle yang sudah lama bersamaku dari aliyah dulu, terasa sekali mesin dan onderdilnya sudah dibawah standar, jalannyapun tidak terasa enak, tapi cukuplah untuk sampai kemajelis dan balik kerumah lagi.
Di jalan aku sefokus mungkin mrngendarainya, bukan mengkhawatirkan keselamatanku, tapi justru lebih mengkhawatirkan keselamatan ibu yang membonceng di belakang tanpa helm pula, padahal setiap mau pergi selalu ku suruh untuk memakai helm, tapi beliau selalu tidak mau mengenakannya.
Dan jikapun terjadi sesuatu aku berharap biar aku yang sakit asal ibu tidak apa-apa, bahkan jikalau aku yang harus mati tidak apa-apa, toh beliau lebih diperlukan dan lebih baik dari aku.
Itulah alasan kenapa aku harus terus fokus di jalan.
Hampir sepanjang jalan terjadi konflik antara jasad dan batinku, seolah batin yerus meronta ingin menjadi insan yang lebih baik dengan panjatan dan doa dalam hati. Lalu mulailah batin berbisik dan melantunkan syair-syair memuji junjungan yang mulia, kadang kala bibirpun ikut bergetar melantunkannya. Namun karena harus fokus sehingga sampai di majelis tidak dapat keheningan yang begitu membekas sampai menoreh di dalam hati.
Sampai di majelis, aku memarkir kendaraan dan bertemu sepupu dan tak lama bercakap, sampailah di gerbang muka majelis dan langsung bertemubdengan kawan yang berasal dari Barabai, dan beliau membawa teman dari Sumatra. Langsung saja kami mencari shaf dan menghamparkan sajadah untuk sholat dan duduk hingga usai sholat isya.
Ringkas kata, selesai sholat magrib, sholat hajat, maulidul Ahzab dan sholat isya yang di imami langsung KH. Muhammar Bakhiet.
Waktu istirahatpun tiba, kami bergegas masuk ke dalam mesjid Nurul Muhibbin, membaca ratib dan ceramah.
Dalam ceramahnya KH. Muhammad Bakhiet membacakan kitab Al Hikam Ibnu Athoillah al Isqandary dengan mutiara hikmah yang maksudnya Tidaklah suatu dzikir itu memberikan
Titian Cinta (Bagian 3) : KUKENALI DIRIMU DARI KASIH SAYANG MU
(Surat ke 20 dari Buku : 1001 Surat Cinta Buat Sang Kekasih, karya Adi Sutera).
-------------
Kalau anda nilai bermanfaat dunia akhirat, silahkan berikan komentarnya, semoga kita, orang tua, keluarga, anak keturunan kita dan mereka yang kita cintai serta seluruh ummat Muhammad SAW senantiasa mendapat hidayah, taufik dan rahmat Allah SWT.
-------------
Kalaulah tidak karena hamparan sayang Mu, mana mungkin aku dapat mengenal jalan cinta yang Engkau kirimkan, Kau tampakkan lagi bentuk kepnyayangan Mu, Kau bimbing aku dapat menjalani jalan cinta Mu, lalu kalau tidak melalui jalan itu,mana mungkin ada jalan yang lain yang harus kutempuh untuk dapat lebih mengenal Mu, apalagi untuk bisa benar-benar mencintai Mu, maka kalau demikian adanya bagaimana bisa aku mengepakkan sayap cinta menahan penat dan letih untuk terbang menuju ketaman cinta Mu.
Kujenguk ke dalam relung hatiku, kubaca surat dan ayat cinta Mu, sungguh ternyata kepenyayangan Mu lah yang lebih banyak Kau tunjukkan dan banyak menarik perhatianku sehingga aku merasa sedang dituntun Mu untuk lebih kenal pada diri Mu, sehingga aku semakin yakin bahwa diri Mu yang memang semestinya yang harus lebih kukenal, diri Mu yang mestinya lebih kuyakini untuk kucintai dengan sepenuh hatiku, dengan keyakinan yang mulai kudapatkan itu, betapa akan belajar untuk terus kupupuk dan kuteguhkan dalam hatiku, karena Kau hamparkan wujud kepenyayangan Mu pada diriku dengan mengenalkan bentuk-bentuk kasih Mu, sehingga aku lebih bisa mengenal diri Mu, lebih bisa yakin bahwa diri Mu lah yang harus kutumpahkan seluruh cintaku, ini sebuah pemberian Mu yang sungguh sangat-sangat tidak dapat kubandingkan dengan apapun harganya, karena inilah modal untuk aku bisa dengan tulus bisa mencintai Mu, maka kayakinan terhadap ini harus senantiasa kujaga, dan hanya dengan bantuan Mu juga barulah aku bisa menjaganya. Akan kuupayakan senantiasa kubaca surat dan ayat-ayat cinta Mu,dan akan kuyakinkan dalam diriku, bahwa sekarang Kau sedang berbicara kepadaku, mengutarakan keinginan Mu yang harus kulakukan bila aku belajar mencintai Mu, akan kuupayakan menuruti apa yang dilakukan oleh orang yang lebih dahulu Kau pilih menjadi kekasih Mu, dan aku belajar merasakan itu sebagai orang sedang mendapatkan belaian kasih sayang Mu, aku ingin sekali dengan bantuan, petunjuk dan arahan Mu mampu menjadi orang yang betul-betul berpegang pada keinginan Mu sesuai dengan surat-surat dan ayat-ayat cita Mu itu, asal dengan kehendak dan bantuan Mu aku bersedia jika Kau jadikan sebagai tulak ukur dalam perjalanan hidup yang dijalani berbingkai cinta kepada Mu, karena aku ingin sekali kekasih Mu berkenan menjadi saksi bahwa aku bagian dari orang yang benar-benar mencintai Mu. Aku ingin keyakinan hatiku senantiasa hanya berkiblat kepada diri Mu, dan aku yakin terhadap diri Mu bahwa siapa yang Kau kenalkan diri Mu padanya, lalu dia merasa lebih dekat dan punya keyakinan yang kokoh bahwa hanya diri Mu yang diidamkan, maka kuyakin Ka tentu takkan pernah menyia- nyiakan keyakinan yang dimilki orang itu.
Walau hakikinya aku tak mungkin bisa tahu seberapa besar kasih sayang yang Kau miliki, seberapa besar kasih sayang itu yang Kau berikan pada yang lain selain diriku, dan bahkan aku juga tak mengerti seberapa besar kasih sayang yang Kau berikan padaku, aku hakikinya memang tak perlu dan memang takkan bisa mengukurnya, yang penting bagiku aku semoga bisa senantiasa tak pernah melupakan karunia besar yang Kau berikan ini,dan selamaya mudah-mudahan bisa mensyukuri pemberian ini dalam bentuk pengabdianku hanya kepada Mu, walau hakikinya pengabdianku pada Mu tak ada apa-apa dibanding kasih sayang yang telah Kau berikan untukku ini, aku berharap mungkin orang bilang titipan atau bisa jadi pemberian berupa harta walau hakikinya tak seberapa dibanding orang lain, atau jabatan yang juga mungkin tak ada artinya dibanding jabatan yang ada pada orang lain, atau lingkungan keluarga yang menyayangiku walau hakikinya biasa dibanding keluarga lainnya, semua itu tetaplah aku berharap bisa kuupayakan idak memalingkan hatiku dari penghambaanku pada Mu, namun semuanya bisa kupelihara dengan keindahan cinta berbingkai cinta anugerah Mu, untuk pada akhirnya aku berharap bisa bersama mereka memasuki taman cinta Mu.
Aku hakikinya dengan berbekal sedikit pengenalanku terhadap diri Mu melalui kasih sayang Mu yang luar biasa kurasakan saat ini, rasanya tak pernah ingin kulepaskan barang sedetik pun dalam mengingat diri Mu, menyebut-nyebut nama Mu, memuji-muji pemberian Mu, untuk terus belajar mengabdikan diri pada Mu, untuk tak pernah melupakan kasih Mu, namun kadang aku sadar ternyata aku ini kadang lupa bahwa aku sedang menghambakan diri pada Mu, sehingga kadang justeru kenikmatan merasakan besarnya kasih sayang Mu melupakanku mengingat diri Mu, melalaikanku melaksanakan keinginan Mu, menyibukkanku pada hal-hal yang perlu, menjadikan lidahku kering dari menyebut nama dan memuji Mu atas kasih sayang Mu atasku itu, bahkan kadang bisa tidak tepat waktu melaksanakan keinginan Mu, aku sungguh menyesali kebodohanku itu, aku berharap dengan besarnya kepenyayangan Mu tetap mau megampuni kesalahanku ini, hanya kepadamu bisa kubawa jeritan ini, kalau Kau tak bisa memberikan ampunan kepadaku, lalu harus kemana derita ini kubawa, karena hakikinya hanya orang yang memiliki keluasan kasih sayang itu hanyalah diri Mu, maka aku tahu itu berarti Kau pasti akan memiliki juga keluasan kemaafan dan keampunan...maka ampunilah orang yang sungguh tak tahu balas budi ini...
Sunguh pemberian rasa sayang Mu sangat lebih besar dan jauh lebih luas dari kepemirahan Mu, betapa dalam surat cinta dan ayat cinta Mu banyak kau ulang-ulang menyatakan padaku tentang hal itu, jauh lebih banyak pernyataan Mu tentang kepemurahan Mu, padahal dengan kepemurahan Mu yang lebih sedikit disebut-sebut Mu itu saja, orang yang tak Kau cintai, bahkan orang yang Kau benci saja kau berikan kesempatan menikmati indah dan pesona sinar wajah Mu, sehingga manakala Kau jadikan aku berada di kapal kedamaian cinta yang akan membawaku menelusuri jalan cinta Mu, lalu kudapatkan Kau mau memperkenalkan diri Mu padaku sehingga Kau mampu meyakinkan diriku bahwa memang Kamu yang seharusnya kutambatkan cintaku, kedalam taman cinta Mu mestinya kapal cinta itu kujalankan, sungguh sebuah anugerah cinta Mu yang luar biasa kurasakan, sungguh tak bisa kulintaskan pada mata hatiku, bagaimana suka cita dan nikmat Nya manakala aku berkenan Kau terima bernaung bersama kekasih Mu di dalam taman cinta Mu, apalagi sungguh tak bisa seujung rambutpun kulintaskan di mata hatiku betapa indahnya, betapa mempesonanya, betapa nikmatnya kalau akhirnya Kau berkenan merasakan puncak kenikmatan cinta dalam dekapan kasih sayang Mu.
Saturday, February 11, 2017
SPurwanto BC 1.274
Spurwanto5: 1.274.a. Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diRahmati ALLAH SWT.
MINTALAH DOA KEPADA ORANG YANG SAKIT.
SAKIT bukan saja akan menghapus dosa2, tapi juga menjadikan kita lebih dekat kepada-NYA.
Sakit demam tinggi, akan membersihkan dosa, bagaikan rontoknya karat2 besi yang disemprot dengan semburan api.
Sakit menjadikan kita BERMUHASABAH.
Banyak merenung dan menghitung betapa banyaknya dosa2.
Saat sakit, kita akan berusaha, berjuang dan BERJIHAD sekuat tenaga mengusir penyakit.
Sakit juga dapat mempererat tali SILATURAHMI.
Karena yang selama ini tidak pernah ketemu, terdorong untuk mengunjungi, berjabat tangan saling berpelukan dan mendoakan.
Bahkan orang yang tadinya bermusuhan terdorong untuk menjenguk meminta maaf dan saling memaafkan.
Sakit juga menjauhkan kita dari godaan setan.
Karena saat diajak maksiat, tubuh akan menolak karena tak mampu melakukannya. Bahkan banyak yang bertobat hingga mendapatkan ampunan ALLAH SWT.
ALLAH SWT juga Memberikan keistimewaan kepada orang yang sakit, dalam bentuk DOANYA YANG MUSTAJAB.
Bahkan banyak orang yang sengaja mengunjungi orang2 sakit, hanya untuk minta didoakan.
Sakit menjadikan kita SEDIKIT TERTAWA dan banyak menangis.
Sebuah sikap yang disukai oleh para Nabi, kaum Solihin dan Penduduk Langit.
Sakit dapat meningkatkan kualitas IBADAH.
Dengan sakit, rukuk dan Sujud kita jadi lebih khusuk, Tasbih dan Istighfar lebih aktif,
Munajad dan Berdoa jadi lebih lama.
Yang lebih hebat lagi, Sakit akan membawa kita selalu MENGINGAT MATI. Sehingga sisa umurnya digunakan untuk Beramal Saleh.
SubhaanAllaah.
Luar Biasa Bukan ?.
Masih ada yang mengeluh karena sakit ?.
Ubah kalimat ''ADUH'' saat sakit dengan ''ALHAMDULILLAH''
InsyaAllah Berkah, dan akan ALLAH SWT Tambahkan lagi nikmat-NYA kepada kita.
Ad Pin d344cc75 untuk berbagi Kisah Islami, InsyaAllah.
Semoga ALLAH SWT MENGANGKAT PENYAKIT BESERTA DOSA2 Saudara kita yang tengah sakit. Aamiin.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
SPurwanto.
Spurwanto5: 1.275.a. Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diRahmati ALLAH SWT.
KISAH HAFIZH IBNU HAJAR AL ASQALANI (SI ANAK BATU DARI ASQALAN).
Masih ingat dengan IBNU HAJAR ASQALANI ?.
Seorang Ulama yang telah menulis lebih dari 270 Kitab dalam hidupnya.
Nama asli beliau adalah Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar Al-Kannani Al-Qabilah.
Lahir 22 Sya'ban 773 H di Al-Asqalan, sebuah kota di Palestina, pinggiran sungai Nil.
Karena Kisah Hidupnya, beliaupun lebih dikenal dengan nama "Anak Batu dari Asqalan".
Saat kecil beliau diasuh oleh kakaknya, karena ayah Ibunya wafat ketika beliau masih balita.
Walaupun ia dikenal sebagai murid Madrasah yg rajin, namun bodoh, karena sering lupa dengan pelajaran2 yg di ajarkan gurunya.
Karena malu, iapun patah semangat dan memutuskan pulang meninggalkan sekolah.
Di tengah perjalanan turunlah hujan lebat, yang memaksanya berteduh di sebuah gua.
Di dalam gua itu ia melihat sebuah BATU BERLUBANG karena TETESAN AIR.
Beliau merenung :
Kalau batu yg keras saja bisa berlubang karena tetesan air yang terus menerus.
Apalagi kepalanya yang tak sekeras batu, bila tekun dan sabar pasti akan bisa menyerap ilmu.
Sejak saat itu semangatnyapun tumbuh kembali.
Beliau kembali ke sekolah menemui Gurunya, dan menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Melihat semangat yang terpancar dijiwa beliau, gurunya pun berkenan menerimanya kembali.
Sejak saat itu perubahan pun terjadi. Beliau manjadi HAFIZH AL QUR'AN yang cerdas melebihi teman2-nya.
Untuk menambah Ilmunya, beliau menjelajahi berbagai negeri :
Dua Tanah Haram, yaitu Makkah dan Madinah,
Damaskus (Suriah),
Baitul Maqdis (Palestina),
Dan Yaman.
Hingga beliau mempunyai banyak Guru dan Ulama2 besar Termasyhur.
Dan berhasil menulis Kitab Terkenal, seperti Fathul Baari, Syarh Shahih Bukhari, Bulughul Maram dan ratusan Kitab lainnya.
Ad Pin d344cc75 untuk berbagi Kisah Islami, InsyaAllah.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
SPurwanto.
Spurwanto5: 1.276.a. Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diMuliakan ALLAH SWT.
KISAH WANITA YAHUDI YANG SETIAP HARI MELUDAHI RASULULLAH SAW.
Setiap kali Nabi Muhammad SAW melewati depan rumah seorang wanita tua yahudi, wanita itu selalu meludahkan air liurnya di hadapan Nabi.
Suatu hari, saat melewati rumahnya, Nabi tidak mendapati wanita tua yang meludahinya.
Karena heran, Rasulullah SAW bertanya kepada seseorang :
Hai fulan, tahukah kamu, di mana wanita pemilik rumah ini ?.
Orang itu menjawab :
Apa engkau tidak tahu bahwa perempuan itu sudah beberapa hari terbaring sakit ?.
Setelah mengucapkan Terimakasih, Rasulullah melanjutkan perjalanan menuju Masjid.
Selesai dari mesjid, Manusia Mulia yang tubuhnya Indah Bercahaya, Nabi Muhammad SAW menjenguk wanita tua itu.
Mengetahui Rasulullah SAW menjenguk dan menanyakan mengenai kesehatannya, wanita itu meneteskan air matanya.
Kemudian ia bertanya :
Wahai Muhammad, mengapa engkau menjengukku, padahal aku selalu berbuat tidak menyenangkan, dengan meludah di hadapanmu ?.
Rasulullah SAW menjawab :
Aku yakin, engkau meludahiku karena engkau belum tahu tentang kebenaran yang kubawa.
Jika engkau mengetahui, pasti engkau tak akan melakukan itu.
Jawaban santun dari bibir Manusia Mulia itu membuat hati wanita tua sadar & malu.
Wanita tua itupun mencoba menenangkan diri, dan menyadari kesalahannya.
Setelah tenang, wanita tua itu kemudian berbicara :
Wahai Muhammad, mulai saat ini aku akan mengikuti Agamamu.
Kemudian dia mengucapkan Kalimat Syahadat di hadapan Rasulullah SAW :
Asyhadu alla ilaha illallah.
(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain ALLAH).
Wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.
(Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan ALLAH).
Andai saja semua manusia tahu, bahwa setelah kematian akan ada Azab Hari Pembalasan, tentu mereka tak akan berani menghina Ulama, keturunan/pewaris Nabi. Aamiin.
Ad Pin d344cc75 untuk berbagi Kisah Islami, InsyaAllah.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
SPurwanto.
Spurwanto5: 1.277.a. Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diMuliakan ALLAH SWT.
JODOH BELUM JUGA ADA, MINTALAH DOA ORANG TUA.
Ustad,
Tolong doain saya, biar cepet ketemu jodoh yg saleh, umur saya sudah kepala empat.
Udah minta doa sama orang tua belum ?.
Terutama Ibu.
Jangan lupa sedekah setiap hari di awal waktu (pagi2).
Pulang pergi dari rumah cium tangan orang tua, minta Doanya.
Masa tiap hari cium tangan, aneh banget.
Yang aneh itu kalau dari dan ke-mana2 gak cium tangan orang tua. Namanya anak gak tau diri.
Ridho ALLAH kan Ridho Orang Tua. Kalau orang tua hatinya ber-bunga2, rasanya pingin ngasih apa aja yg ia punya.
Begitu juga ALLAH SWT.
Amalin "YA ALLAHU YA RAHIIM" setiap hari se-banyak2nya.
Awali dengan Sholawat Nabi dan Doakan orang tua.
Beberapa bulan kemudian.
Si Gadis pulang kampung, dengan bis malam, karena kehabisan tiket kereta.
Duduk disebelahnya, seorang pemuda yg diminta pulang kampung oleh Ayahnya yg telah lanjut usia, agar segera mencari pendamping hidupnya.
Seorang wanita yg lama ingin bertemu jodohnya. Dan seorang pria cukup usia yg diminta segera mencari pendamping hidup oleh Ayahnya.
ALLAH SWT Pertemukan disebuah bangku bis yang sama. SubhaanAllah.
Pucuk dicinta ulam tiba, begitu kata pepatah lama.
Perkenalan dan pembicaraan seriuspun dilakukan.
Hanya dalam waktu dua minggu, sepasang Anak Adam duduk bersanding di Pelaminan.
Itulah TAKDIR.
Jadi, Apapun masalahnya, teruslah berdoa, karena Doa adalah Senjatanya orang2 beriman.
ALLAH SWT Berfirman :
Maka sesungguhnya bersama Kesulitan ada Kemudahan. Dan Sesungguhnya setelah Kesulitan ada Kemudahan.
(AL INSYIRAH QS.94:5-6).
Ya ALLAH,
Berikanlah jodoh kepada saudara2 kami yang masih sendiri.
Berikan kepada kami Pemimpin Muslim yang Taat kepada Agama-MU.
Bukan pemimpin zalim yang akan menimbulkan berbagai macam Bencana. Aamiin.
Ad Pin d344cc75 untuk berbagi Kisah Islami, InsyaAllah.
Barakallahu fiikum.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
SPurwanto.